celebrity: Indah Kalalo Sakit, Promosi Film Terhambat
celebrity: Indah Kalalo Sakit, Promosi Film Terhambat |
- Indah Kalalo Sakit, Promosi Film Terhambat
- Jadwal Sidang Kasus Cici Paramida Vs Ebi Masih Gelap
- Banyak Cobaan, VJ Ben Makin Sayang Marshanda
- Ratna Sarumpaet: Ibu Manohara Buronan Interpol Seluruh Dunia
- Ibu Okky: Okky Tak Sulit Dihubungi
| Indah Kalalo Sakit, Promosi Film Terhambat Posted: JAKARTA, KOMPAS.com - Promosi film horor Darah Perawan Bulan Madu terhambat setelah pemeran utamanya, Indah Kalalo, jatuh sakit. Pemeran tokoh Amira itu tidak dapat mengeluarkan sedikitpun suara saat pihak Sentra Films, produsen film itu, menggelar acara promosi di Denpasar, Bali, Senin (3/7). Dengan Indah pun akhirnya meminta izin kembali ke tempatnya menginap di kawasan Kuta. A cara yang menghadirkan sejumlah perwakilan media massa di Bali itu pun akhirnya terasa hambar tanpa Indah. Irwansyah selaku Humas Sentra Films menampik sakitnya Indah terkait kontroversi yang terjadi di sekitar film Darah Perawan Bulan Madu. Indah mengeluh sakit sejak Minggu sore dan kondisinya memburuk Senin pagi. Tidak ada hubungan dengan berita miring seputar film terbarunya. Dia hanya kecapekan karena sejak tiba di Bali, akhir pekan lalu langsung fokus dengan ac ara peragaan busana yang harus dilakukan pada Sabtu malam, kata Irwansyah. Irwansyah mengakui, sakitnya Indah berpengaruh terhadap promosi film itu selanjutnya. Promosi di Meda n dijadwalkan pekan ini, tapi kemungkinan diundur jadi pekan depan. Otomatis promosi-promosi selanjutnya antara lain di Makassar dan Jakarta akan mundur, kata dia. Sejak diluncurkan 31 Juli 2009 lalu, film Darah Perawan Bulan Madu langsung memantik kontr oversi di berbagai kalangan. Kontroversi itu antara lain muncul dari pemilihan judul, serta sejumlah adegan di film itu yang dinilai terlalu vulgar. Namun, menurut Irwansyah, sejauh ini belum ada protes resmi diajukan terkait penayangan film itu. (BEN) This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Jadwal Sidang Kasus Cici Paramida Vs Ebi Masih Gelap Posted: BOGOR, KOMPAS.com -- Berkas kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa pedangdut Cici Paramida, yang diduga dilakukan suaminya, Raden Akhmad Suhaebi alias Ebi sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Cibinong (Kejari Cibinong). Namun, belum ada kepastian kapan kasusnya akan disidangkan.
"Sudah P21 (berkas sudah lengkap). Untuk tahap satu (pelimpahan berkas perkara), telah diserahkan 29 Juli lalu," ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kajari Cibinong, Wahyu Sabrudin, saat ditemui di Kejaksaan Negeri Cibinong, Jawa Barat, Senin (3/1).
Dijelaskan Wahyu, terkait kapan Ebi, yang kini berstatus tersangka, bakal disidangkan pihak kejaksaan tinggal menunggu tahap dua (pelimpahan tersangka dan barang bukti) dari Polres Bogor ke Kejari untuk selanjutnya dilakukan proses persidangan. Tetapi karena Polres Bogor belum melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari maka persidangan pun urung dilakukan.
"Sepertinya masih lama, karena dari penyidik belum menyerahkan tersangka dan barang bukti," jelas Wahyu. "Tapi untuk berkas-berkasnya kemarin tim sudah pelajari dan sudah lengkap. Kita tinggal tunggu tahap dua," tambah Wahyu.
Sementara itu di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Moh. Santoso Sik, menegaskan bahwa tahap dua baru akan dilakukan setelah ada petunjuk dari kejaksaan. "Tahap dua nanti kita lakukan kalau sudah ada petunjuk dari kejaksaan, dan kita sambil menunggu jadwal dari Kejaksaan," jelas Santoso.
Ebi, yang kini menghuni rumah tahanan Pondok Rajek, dikenakan tuntutan pasal 44 ayat 1 dan 4, tentang kekerasan fisik yang menyebabkan korban luka dengan hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp15 juta. (C7-09) This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Banyak Cobaan, VJ Ben Makin Sayang Marshanda Posted: JAKARTA, KOMPAS.com - Setahun ini VJ dan model Ben Kasyafani menjalin hubungan cinta dengan Marshanda, pesinetron yang juga menyanyi. Setahun itu pula, hubungan pasangan selebritas itu berjalan bukan tanpa godaan. "Pada dasarnya, gimana lo-nya aja. Kalau sudah punya (cewek), terus nyari lagi, itu manusiawi sekali. Tapi, itu sebetulnya cobaan," kata Ben. Namun, godaan itu tak membuat Ben pindah kelain hati. "Yang memperkuat hubungan kami itu justru cobaan. Semakin banyak cobaan, semakin kuat hubungan kami," ujarnya. "Kalau nyari yang lebih baik lagi, enggak akan ada puasnya," tekannya. Bagi Ben, dalam setahun menjalin hubungan dengan Marshanda, ia terus berupaya mengenal lebih baik sosok kekasihnya. "Sampai sekarang masih setahun ini, kami masih pada tahap perkenalan, masih belajar saling mengenal. Semakin lama lo tahu keburukannya dan lo bisa terima, itu artinya kami semakin sayang," tutupnya. (C7-09) This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Ratna Sarumpaet: Ibu Manohara Buronan Interpol Seluruh Dunia Posted: JAKARTA, KOMPAS. com — Pinot, ayah Manohara Odelia, yang berkewarganegaraan Perancis, telah menjalani hukuman penjara empat bulan di Perancis untuk kasus pemerkosaan seorang pembantu rumah tangganya (PRT), Shaliha Lanti. Namun, Daisy Fajarina, yang namanya tercatat pada surat putusan pengadilan sebagai orang yang juga terlibat dalam pemerkosaan itu, masih berkeliaran bebas di Indonesia. Oleh karena itu, Shaliha, yang didampingi oleh aktivis peduli perempuan, Ratna Sarumpaet, mendatangi Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia, Senin (3/8), untuk memastikan bahwa Interpol Perancis sudah mendapatkan surat putusan pengadilan Perancis yang dimaksud. "Sebenarnya, ada kasus yang harus ditaati oleh Daisy. Saya melihat sangkalan dari Daisy dan (ia) menganggap enteng. Kami ingin memastikan bahwa kami tidak membawa omong kosong dan tipuan. Kami harap setelah ini dia (Daisy) cari lawyer untuk membantunya. Keputusan ini harus ditaati dari pengadilan Perancis," kata Ratna di Kedutaan Besar Perancis, Jakarta Pusat, Senin (3/8). Dengan mendatangi kedutaan tersebut, Shaliha dan Ratna mendapat kepastian bahwa Interpol Perancis telah membuat surat kepada Interpol di seluruh dunia untuk menangkap Daisy di manapun ia berada. "Di mana pun Daisy berada, dia harus ditangkap karena masa bandingnya juga sudah habis, meskipun dia bilang sudah bohong-bohong dan bilang suka sama suka. Kami akan temui Interpol, dan semua Interpol di dunia sudah dikirimi surat, dan Daisy dapat ditangkap di mana saja," lanjutnya. Menurut Ratna, dalam surat putusan pengadilan Perancis, Daisy seharusnya sudah menjalani hukuman penjara 18 bulan di Perancis. Dalam kasus yang menimpa Shaliha, Ratna menegaskan, kasus itu tak ada hubungannya dengan kasus Manohara yang sedang bergulir. "Kasus ini tidak ada kaitannya dengan Manohara karena kasus Manohara saja belum terbukti karena belum adanya visum, dan visum juga bukan bukti," ungkap Ratna, yang kecewa karena kasus Manohara belum juga tuntas. (C9-09) |
| Ibu Okky: Okky Tak Sulit Dihubungi Posted: BOGOR, KOMPAS.com -Sehabis ribut-ribut yang berbuntut pelaporan Okky Agustina Sofyan mengenai tindak kekerasan yang dilakukan oleh Pasha "Ungu", mantan suaminya, Pasha mengaku ia tak bisa menghubungi Okky dan kelimpungan karena tak tahu kabar tentang ketiga anaknya, yang dibawa oleh Okky. Namun, ibunda Okky, Sri Mulianti, membantah hal itu. Menurutnya, Okky selalu memberi kabar jika akan bepergian. "Enggak susah kok kalau dihubungi, any time bisa dihubungi. Okky kalau mau kemana-mana pasti ngasih tahu," jelas Sri ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, di Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8). Menurut Sri, saat ini Okky sedang berada di Jakarta dan kondisi kesehatannya baik, meski sebelumnya sempat memeriksakan diri ke Poliklinik Psikiatri Dr Lukman Mustar di Rumah Sakit PMI Bogor. "Okky sih bilangnya kerja (di Jakarta). Kabar dia sehat," sambung Sri. Hal itu dibenarkan pula oleh Aipa Merry dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Menurut Merry, saat ini Okky berada di Jakarta. "Okky lagi ke Jakarta, katanya dia ada syuting," terangnya. Untuk kasus Okky-Pasha, yang saat ini ditangani oleh Polresta Bogor, Jawa Barat, tim penyidik belum melakukan pemeriksaan tambahan terhadap mantan suami-istri tersebut. "Okky lagi kerja, sedangkan Pasha sama Ungu kan lagi di Surabaya. Kita juga belum ada perintah dari Pak Kasat," terang Merry lagi. Senada dengan Merry, Sri menekankan bahwa Okky belum dipanggil pihak Polresta Bogor untuk agenda pemeriksaan. "Nanti, soal bukti tambahan, belum ada. Sementara ini, belum ada urusan lagi dengan polisi," tutupnya. (C7-09) This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from Add Images to any RSS Feed To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
Inbox too full? ![]() | |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |







.gif)










.gif)





























0 Response to "celebrity: Indah Kalalo Sakit, Promosi Film Terhambat"
Post a Comment