celebrity: Farhat Abbas: Mano Itu Bandel

celebrity: Farhat Abbas: Mano Itu Bandel


Farhat Abbas: Mano Itu Bandel

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com — Putusan Pengadilan Tinggi Syariah Kota Baru, Malaysia, mengharuskan Manohara Odelia Pinot kembali kepada suaminya dan membayar utang 1.112.250 ringgit (kira-kira Rp 3,1 miliar) kepada suaminya, Tengku Muhammad Fakhry Sultan Ismail Petra. Menurut Farhat Abbas, SH, kuasa hukum Mano, apa yang menimpa Mano merupakan hasil dari ulah Mano tidak mengikuti proses hukum yang berjalan di Malaysia.

"Kalau menurut saya, Mano itu bandel juga dan ini akibat kebandelan mereka (Mano dan ibunya, Deasy Fajarina) karena enggak pernah ikut sidang di sana," ucap Farhat, Senin (14/12/2009). "Padahal, (Mano dan Deasy) tinggal datang saja (ke Malaysia). Tapi entah kenapa, mungkin dipengaruhi siapa, Ibu Fajarina enggak mau datang ke sana," sambungnya.

Menurut Farhat, hukuman yang dijatuhkan oleh pengadilan di Malaysia kepada Mano itu merupakan risiko yang harus ditanggung oleh Mano dan Deasy akibat perbuatan mereka yang tidak mengikuti proses hukum di Malaysia. "Itu risiko mereka (Mano dan Deasy) kalau dituntut sampai sebesar itu karena itu hitungan mereka (pengadilan Malaysia) karena Mano juga sudah tidak mau peduli lagi dengan masalah Malaysia karena dia sudah asyik (di Indonesia)," ucap Farhat lagi.

Aku Farhat, sampai sekarang ia masih menjadi kuasa hukum Mano untuk mendampinginya menghadapi masalah-masalah hukumnya. "Saya masih pengacaranya. Hubungan kami juga masih baik. Tapi, memang, kalau di Malaysia, bukan saya pengacaranya," terangnya.

Lanjut Farhat, ia telah memberi nasihat kepada Mano dan Deasy untuk menghadiri rangkaian sidang di Malaysia. "Saya sudah beri nasihat dan klien saya ini memang bandel. Saya enggak merasa bersalah karena sudah kasih saran dan kasih tahu dampaknya. Tapi, dia juga enggak serius," tekannya. (C9-09)

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Naysila: Pernikahan Itu Hanya Terjadi dalam Sinetron

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com Setelah dikabarkan resmi dipinang pesinetron Dude Herlino, lawan mainnya di sinetron layar kaca, artis muda Naysila Mirdad membantah kabar burung tersebut.

"Ada gambarnya enggak? Kalau memang ada, gambar-gambar itu berasal dari cuplikan adegan sinetron saya di episode penutup, di sinetron Doa dan Karunia," tangkis Naysila saat dihubungi melalui telepon genggamnya di Jakarta, Senin (14/12/2009).

Ditegaskan putri pasangan artis senior Lydia Kandau dan Jamal Mirdad itu, pernikahannya dengan Dude hanya terjadi dalam sinetron yang dilakoninya. "Di situ saya dan Dude memang melaksanakan pernikahan, tetapi kalau aslinya saya dan Dude belum menikah," ungkap Naysila. "Jadi, saya ingin menegaskan kalau berita saya dan Dude menikah itu tidak benar. Itu sebatas shooting," tekannya.

Meski begitu, sejauh ini Naysila mengaku jika hubungannya dengan Dude hanya sebatas teman biasa. "Sejauh ini kita hanya bersahabat, kita hanya berteman, saya dan Dude seperti kakak-adik dan hubungan kita enggak lebih dari pertemanan," imbuh Naysila.

Namun, jika hubungan itu berubah menjadi sebuah pertemanan yang tak biasa, Naysila menyerahkan sepunuhnya kepada Yang Kuasa. "Yang namanya jodoh itu di tangan Tuhan. Tapi, saya dan Dude sangat menghargai satu sama lain," elak Naysila.

Pada kesempatan yang sama, Naysila juga membantah kabar bahwa dia telah berpindah keyakinan. "Di sini saya juga ingin menegaskan kalau saya tidak mualaf, dan saya tidak kepengin mualaf. Jujur saya kaget, saya tidak menyangka bisa seperti ini," ujarnya. (C7-09)

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Mano Harus Kembali dan Bayar Utang ke Fakhry

Posted:

KOTA BARU, KOMPAS.com — Pengadilan Tinggi Syariah atau Syariah High Court Kota Baru, Malaysia, pada 13 Desember 2009 memutuskan bahwa Manohara Odelia Pinot (18) harus kembali kepada suaminya, Tengku Temenggong Kelantan Tengku Muhammad Fakhry Sultan Ismail Petra. Pengadilan itu juga memutuskan, model bernama pendek Mano itu harus membayar 1.112.250 ringgit atau Rp 3.114.300.000 (kira-kira Rp 3,1 miliar) yang dipinjamnya dari Fakhry.

Hakim Pengadilan Tinggi Syariah Kota Baru, Malaysia, Mohd Yusof Awang, mengatakan bahwa putusan tersebut harus dijalankan oleh Mano sesegera mungkin setelah Fakhry mengucap sumpah Yamin Istizhar di pengadilan di Kota Baru, Malaysia, pada 3 Januari 2010. Hakim juga mengatakan, dalam waktu 14 hari sesudah Fakhry mengucap sumpah itu, Mano harus kembali kepada Fakhry. Selain itu, Mano, yang juga dikenal sebagai Cik Puan Temenggong, harus membayar 1.112.250 ringgit dalam waktu 30 hari setelah pengucapan sumpah tersebut.

"Saya puas dengan testimoni dari pihak penggugat (Fakhry), termasuk para saksi. Setelah mendalami bukti, pengadilan memutuskan bahwa tergugat (Mano) harus kembali kepada suaminya dan membayar uang yang dipinjamnya dari suaminya," ucap Mohd Yusof.

Ia juga mengatakan, jika Mano tidak kembali kepada suaminya, maka Mano dianggap durhaka dan nyusyuz (melawan), dan karena itu, tak berhak atas apa pun dari suaminya.

Kata Mohd Yusof itu pula, pengadilan tidak bisa menerima argumentasi bahwa 1.112.250 ringgit tersebut merupakan hadiah dari Fakhry, berdasarkan ketidakhadiran Mano di pengadilan selama rangkaian sidang berjalan. Fakhry hadir di pengadilan, sedangkan baik Mano maupun para pengacaranya tak hadir.

Sambung Mohd Yusof, kepergian Mano ke Indonesia dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Mano atas suaminya melalui media di Indonesia merupakan pelanggaran terhadap Islam. "Penggugat telah memperlakukannya dengan baik selama ia tinggal di Istana Mahkota," ujar Mohd Yusof, yang menambahkan bahwa Mano telah menikmati, "Lebih dari yang dimiliki oleh perempuan-perempuan lain."

Seharusnya, kata Mohd Yusof, Mano berterima kasih kepada suaminya dan Keluarga Kesultanan Kelantan, yang sudah mengayominya dengan baik. "Penggugat menghentikan tugasnya sebagai seorang suami dan tak ada bukti penganiayaan sebagaimana yang dituduhkan oleh Manohara. Tak ada alasan bagi Manohara untuk memfitnahnya," tuturnya.

Di luar pengadilan, Fakhry bersyukur kepada Tuhan dan mengatakan bahwa ia merasa bahagia atas putusan tersebut. Ia mendesak semua pihak untuk menerima putusan itu. Ia juga mengekspresikan harapannya agar Mano kembali kepadanya. (thestar.com.my/ATI)

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Helmy Yahya Menikah, Mantan Istri Juga Diundang?

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com Raja reality show, Helmy Yahya, semakin mantap untuk mengakhiri masa dudanya pada 17 Januari tahun depan. Sejumlah persiapan pun telah dilakoninya, termasuk menyiapkan daftar tamu yang bakal diundangnya. Adakah mantan istrinya masuk dalam daftar tamu undangan?

"Diundang dong!" jawab Helmy saat ditemui di kawasan Pinangsia, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2009).

Meski begitu, keputusan tetap pada Harfansy. Datang atau tidak, Helmy menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada mantan istri.

Jika tak ada aral melintang, maka prosesi akad nikah dan resepsi akan dilangsungkan di Crown Hotel pada pada 17 Januari 2010. 

Sejauh ini, sejumlah persiapan telah Helmy lakukan, termasuk menyiapkan baju untuk prosesi nanti. Febry, calon istri Helmy, bahkan sudah selesai melakukan fitting baju di Anna Avante, sementara Helmy memesan baju di rumah mode Amin Brutus. 

Tak banyak yang bakal diundang Helmy dalam pernikahan keduanya nanti. "Ini menjalankan sunah Rasul, saya hanya mengundang orangtua, sahabat, dan keluarga. Mohon doanya saja agar tidak ada halangan," harap Helmy. (C7-09)

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Helmy Yahya Pesan Dua Macam Baju Pengantin

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com Jelang akad nikah dengan calon istrinya, Febry, presenter reality show Helmy Yahya semakin disibukkan dengan persiapan pernikahannya, termasuk memesan busana pengantin di rumah mode Amin Brutus. Dua pakaian pengantin sudah ia siapkan.

"Ada dua saya pesan. Satu untuk akad nikah, warnanya putih dan ada unsur kehijauan, pakai peci. Untuk resepsi warnanya coklat," ungkap Helmy saat ditemui di rumah mode Amin Brutus di kawasan Pinangsia, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2009).

Diakui Helmy, Amin Brutus sudah menjadi langganannya sejak lama. "Ini langganan saya dari dulu, dari mulai kuis "Siapa Berani". Saya menjadi MC, semuanya Brutus yang buat," papar Helmy yang mengaku cukup puas dengan hasil karya Brutus. "Saya puas banget buatan dia karena pas banget di badan. Begitu saya mau nikah, saya minta dibuatin," ujar Helmy.

Untuk persiapan pernikahannya itu tak hanya soal warna yang Helmy perhatikan, tetapi cita rasa etnik pun bakal menjadi mode busana pengantinnya. "Ada etniknya karena saya dari Palembang, Febry dari Padang, jadi dikombinasikan. Bajunya langsung jadi karena ukuran saya sudah ada dan ternyata badan saya tidak berubah," aku Helmy.

Sementara itu, Brutus mengutarakan bahwa tak sulit untuk membuat pakaian pengantin khusus Helmy. Toh, konsepnya tak jauh berbeda dengan pakaian pengantin Helmy terdahulu. "Dua bulan yang lalu, saya dihubungi. Saya minta konsepnya, tidak ada kesulitan dalam buat baju Helmy. Sama seperti dulu (pernikahan pertama Helmy dengan mantan istrinya) konsepnya glamours," ucap Brutus.

Namun, sayangnya Brutus enggan membeberkan harga yang dipatok untuk pakaian pengantin Helmy. "Dulu sudah lama dan sekarang sudah beda harganya, tapi tetap ada harga spesial. Tapi yang sekarang lebih glamour," ujar Brutus. (C7-09)

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

0 Response to "celebrity: Farhat Abbas: Mano Itu Bandel"

Post a Comment

Powered by Blogger