celebrity: Fatwa Haram "Infotainment", Inul Daratista Sesalkan PBNU

celebrity: Fatwa Haram "Infotainment", Inul Daratista Sesalkan PBNU


Fatwa Haram "Infotainment", Inul Daratista Sesalkan PBNU

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com Pedangdut, produser yang juga pengusaha rumah karaoke, Inul Daratista, menjadi orang pertama yang menentang fatwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang mengharamkan program tayangan infotainment. Kata Inul, infotainment itu berita "main-main".

"Aku enggak setuju pelarangan itu walaupun PBNU istilahnya PBNU, 'Punya Babe Gue'. Kalau infotainment dilarang, mau jadi apa negara kita?" ungkap pemilik "Goyang Ngebor" itu kepada Kompas.com saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (26/12/2009).

Bukan tanpa alasan jika Inul menentang fatwa tersebut. Dari pengalamannya sebagai "Ratu Ngebor", ia pernah mengalami pencekalan. "Seperti aku saja yang goyang aja sudah enggak boleh. Aku mati gaya di Jakarta, terus mau jadi apa kalau ini-itu dilarang. Kita jadinya enggak bisa berekspresi dan mengeksplor diri," tekannya.

Bagi Inul, biar bagaimanapun, program tayangan infotainment cukup dipertimbangkan keberadaannya. "Ini (infotainment) bukan hanya dinikmati orang-orang Muslim saja. Masyarakat tidak lepas dari infotainment, mau narasi jelek atau bagus tetap dinikmati," tandasnya.

Lebih jauh, Inul juga menyesalkan jika sampai fatwa haram PBNU itu keluar lantaran mata rantai kasus microblogging twitter Luna Maya. "Inikan dari kasus Luna Maya jadi berentet. Semestinya ini semua buat kita sadar diri, kita (selebriti dan infotainment) saling membutuhkan," ungkap Inul.

"Kalau infotainment sampai dihilangkan dari acara televisi maka akan sangat merugikan artis. Artis butuh mereka dan mereka juga butuh kita. Kalau tanpa mereka (infotainment), kita tidak bakal bisa mengenalkan karya kita," sesal Inul. "Sementara kalau kita andalkan media saja, cetak itu sangat nasionalisme sekali, enggak ada guyonannya. Kalau media infotainment itukan cuma iseng-iseng, buat refresh otak," sambungnya.

Meski begitu, Inul enggan menyalahkan PBNU yang mengeluarkan fatwa haram tersebut. "Aku enggak bilang PBNU itu ngawur, infotainment itu kan main-main doang, selingan saja, jadi jangan dilarang. Mau jadi apa negara kita kalau serba dilarang. Saya bukan berpihak ke infotainmet, tapi di tengah-tengah saja, jangan dibikin panas," tandas Inul.

Menyikapi kegerahan masyarakat dan kalangan selebriti pada program tayangan infotainment, Inul pun mencoba mengambil jalan tengah. "Memang kalau infotainment kurang ajar harus ditegur, tapi bukan dilarang. Mungkin beritanya harus bagus, harus dipilih, narasi jangan over. Infotainment itukan teman kita juga toh," harap Inul.

"Jangan sampai ditiadakan, masa kita mau naikin berita kita di "Seputar Indonesia"? Kan enggak lucu," tutur Inul. (C7-09)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Lola Amaria: Asal Jangan "Ngegosip"...

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com — Bintang film yang juga sutradara independen, Lola Amaria, menanggapi positif adanya reaksi keras dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A Hasyim Muzadi terkait tayangan infotainment yang dinilai haram karena dianggap gibah.

"Kalau dilihat sih kebanyakan tayangan memang begitu. Ketimbang membicarakan prestasi seseorang atau berita baiknya, justru banyak yang memberitakan sisi buruk seseorang, dari rumah tangga orang sampai isi perut orang," katanya di Jakarta, Sabtu (26/12/2009).

Meski begitu, Lola tak mau pukul rata. Toh, menurutnya masih banyak tayangan infotainment yang dinilainya cukup baik. "Mungkin kalau sampai dihilangkan sih enggak harus juga, paling diperbaharui dengan pemberitaan yang lebih berbobot. Masyarakat masih butuh tontonan hiburan. Namun, tentunya dengan nilai berita yang baik dan memberi pengaruh positif kepada penontonnya," kata bintang film Ca Bau Kan itu.

Lola mengaku pernah mengalami pengalaman tak menyenangkan terhadap beberapa kalangan infotainment. "Sudah di-interview, eh malah beritanya lain. Narasinya malah terkesan kurang baik. Opini penonton jadi digiring," katanya.

Ke depan, ia hanya berharap tayangan infotainment memperbaiki kualitasnya dan tak lagi menonjolkan keburukan-keburukan artis atau narasumber lainnya.

Seperti diberitakan Kompas.com, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A Hasyim Muzadi dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Jumat (25/12/2009), menegaskan tayangan infotainment sudah dikategorikan gibah atau gosip sehingga hukumnya haram.

Fatwa haram tersebut berdasarkan hasil Musyawarah Alim Ulama NU di Surabaya, Juli 2006. Karena itu, PBNU mendesak tayangan infotainment gosip segera dihentikan. Pemberitan yang mengobral masalah pribadi dan keluarga orang bisa berdampak buruk bagi masyarakat.

"PBNU minta agar tayangan infotainment di media dihentikan, yaitu pemberitaan yang mengobral rahasia keluarga, serta mengaduk-aduk hubungan antaranggota keluarga," kata KH A Hasyim Muzadi. (EH)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Sheila Marcia Mulai Pakai Baju Hamil

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com Memasuki usia kehamilan tujuh bulan, Sheila Marcia, pesinetron dan model yang kini menghuni Rumah Tahanan Pondok Bambu itu, mulai membiasakan memakai baju hamil.

"Puji Tuhan dia sehat, cantik, lehernya tetap jenjang, dan tetap menyambut Natal dengan sukacita," ungkap ibunda Sheila, Maria Cecilia Joseph, saat ditemui di Giant Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (25/12/2009).

Maria, yang sehari-hari memenuhi kebutuhan anaknya di dalam sel penjara, pada perayaan Natal kali ini membawakan Sheila baju hamil yang menurutnya sangat spesial. "Tante bawa keperluannya, bukan barang spesial, tapi barang yang dia perlu kaya baju baru. Selama ini dia pakai kaus," ujarnya.

"Tapi sekarang Tante khusus beliin dia baju hamil, tapi bukan seperti baju hamil (umumnya). Ini lebih ke anak muda, bisa dipakai dalam keadaan hamil," tambahnya sambil berusaha menahan tangis.

"Dia senang sekali. Dia terima aja, dia enggak pernah komplain. Dia memang enggak mau baju hamil yang gede," ungkap Maria.

Namun, dalam hati kecil Maria pun tak tega melihat kondisi Shelia saat ini. "Sekarang Tante mikirin anakku enggak pernah kaya gini, enggak kepikiran make baju hamil. Di situ Tante benar-benar miris, apalagi dia (Sheila) bilang, 'Thank you for the prize, Ma!'," pungkas Maria. (C7-09)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

BCL Ingin Terus Bersinar di Tahun 2010

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis multitalenta Bunga Citra Lestari (BCL) menyatakan bahwa 2009 merupakan tahun kembalinya ke dunia sinetron. Hal tersebut dilakoninya lantaran untuk mengobati kerinduan penggemarnya.

 

"2009 ini aku balik lagi ke sinetron, dan tetap nyanyi terus," ungkap istri pesinetron Ashraf Sinclair itu saat ditemui dikawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (25/12/2009) sore.

 

Diakui penyanyi yang mulai dikenal dengan single hits "Sunny" tersebut, kembalinya ia di dunia sinetron semata-mata demi memenuhi keinginan penggemarnya. "Aku balik ke sinetron itu karena mengobati kekangenan fans," ujar BCL.

 

Untuk urusan kariernya, sepanjang 2009 BCL selalu berupaya yang terbaik. "Aku selalu melihat setiap tahun itu maksimal, harus bersyukur dengan apa yang aku dapatin sekarang. Keinginan untuk lebih dan lebih pasti ada, tapi tahun ini sudah maksimal bagi aku tapi harus lebih maksimal lagi," imbuh Unge, begitu ia disapa.

Bahkan Unge kerap mengevaluasi kariernya sendiri setiap pergantian tahun. "Dari 2008 memang harapan aku untuk selalu berkarya dengan memperbaiki lagi dan memperbaiki lagi, dan so far itu sih yang aku lakukan," ungkapnya.

 

Unge juga menilai kariernya di tahun ini cukup bersinar. " 2009 ini adalah hasil positif dong. Jadi 2010 nanti sudah pasti harus positif juga," harapnya. (C7-09)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Ibunda Tommy Kurniawan Wafat

Posted:

JAKARTA, KOMPAS.com — Suasana duka tengah dirasakan pesinetron Tommy Kurniawan. Setelah ditinggal ayahnya 7 bulan lalu, ia kini harus kehilangan ibunda tercintanya, Ny Hj Mulyani, yang wafat di usia 57 tahun pada Sabtu (26/12/2009) dini hari.

Tommy kepada Kompas.com mengatakan bahwa ibunya wafat dalam perawatan di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta pada pukul 01.45 WIB setelah berjuang melawan penyakit komplikasi yang telah cukup lama dideritanya.

"Sudah empat tahun sakit komplikasi, dari mulai jantung, ginjal, paru-paru, dan pengapuran," ungkap Tommy yang cukup tegar dengan kepergian ibunda tercintanya. "Semoga ini jalan yang terbaik dari Allah," kata Tommy ikhlas.

Hj Mulyani meninggalkan lima anak. Tommy merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

Jenazah kini tengah disemayamkan di rumah duka di Jalan Gunung Indah 7 Nomor 16 Cireundeu, Ciputat. Rencananya, almarhumah akan dikebumikan di TPU Kampung Gunung, yang lokasinya tak jauh dari kediamannya. (EH)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

0 Response to "celebrity: Fatwa Haram "Infotainment", Inul Daratista Sesalkan PBNU"

Post a Comment

Powered by Blogger